CARA MENGETAUI TELINGA KITA SEHAT ATAU TIDAK

 

gendang telinga tersebut kemudian akan ditampilkan dalam grafik pada perangkat khusus yang disebut timpanogram.


Grafik pada timpanogram akan menunjukkan apakah gendang telinga pasien bergerak normal, terlalu kaku, atau terlalu banyak. Melalui timpanogram, dokter bisa mengetahui apakah ada robekan pada gendang telinga pasien atau cairan pada telinga tengah.


Selama tes berlangsung, pasien tidak dibolehkan untuk berbicara, bergerak, atau melakukan gerakan menelan, karena akan memengaruhi hasil tes.


Pendengaran pasien dinilai sehat jika di bagian tengah telinga tidak ditemukan cairan dan memiliki tekanan udara berkisar antara +50 hingga -150 decapascal, serta jika pergerakan gendang telinga masih normal.


Sementara itu, hasil abnormal dapat menunjukkan adanya:


Cairan atau tumor di bagian tengah telinga

Kotoran yang menutupi gendang telinga

Lubang atau luka pada gendang telinga

Timpanometri hanya dilakukan untuk memeriksa bagian tengah telinga. Dokter akan menyarankan pasien untuk menjalani tes lain jika hasil pemeriksaan timpanometri dinilai abnormal.


Setelah Tes Pendengaran

Dokter akan mendiskusikan hasil pemeriksaan dengan pasien. Tes pendengaran dapat menunjukkan apakah masalah pendengaran berasal dari telinga atau dari saraf pendengaran di telinga dalam dan otak. Tes pendengaran juga dapat menunjukkan tingkat keparahan gangguan pendengaran.


Tingkat keparahan gangguan pendengaran diukur dalam satuan desibel (dB). Pasien yang telah menjalani tes pendengaran bisa mendapatkan hasil sebagai berikut:


Gangguan pendengaran ringan (21–45 dB)

Pasien yang mengalami gangguan pendengaran ringan sulit membedakan kata yang diucapkan dengan suara pelan.

Gangguan pendengaran sedang (46–60 dB)

Pasien gangguan pendengaran sedang sulit mendengar suara perbincangan, terutama jika ada suara keras di sekitarnya, seperti suara televisi atau radio.

Gangguan pendengaran sedang hingga berat (61–90 dB)

Pasien dengan gangguan pendengaran sedang hingga berat sulit mendengar percakapan biasa meski tidak ada suara lain di sekitarnya.

Gangguan pendengaran berat (91 dB)

Gangguan pendengaran berat membuat pasien sulit mendengar hampir semua suara.

Jika hasil tes menunjukkan ada gangguan pendengaran, dokter akan menyarankan pasien untuk memakai alat pelindung telinga jika sedang berada di tempat yang bising guna mencegah perburukan kondisi. Jika gangguan pendengaran berat, pasien akan disarankan untuk menggunakan alat bantu dengar.


Efek Samping dan Komplikasi Tes Pendengaran

Tes pendengaran sangat jarang menimbulkan komplikasi. Oleh sebab itu, pemeriksaan ini bisa dan aman untuk dilakukan pada semua orang dari segala usia.LINK KESEHATAN

Komentar